Pelajari lebih lanjut bagaimana SystemEver sangat tepat untuk bekerja remote Lihat Video Tutorial. 

Artikel

5 Contoh Laporan Keuangan Berdasarkan Jenis Perusahaan

5 Contoh Laporan Keuangan Berdasarkan Jenis Perusahaan

Laporan keuangan merupakan laporan yang menunjukkan kondisi finansial sebuah entitas di periode tertentu, lebih detailnya amati contoh laporan keuangan. Melalui laporan keuangan, Anda bisa mengetahui besaran laba rugi perusahaan pada satu periode dan bisa menjadi bahan evaluasi perusahaan.   

Laporan Keuangan Perusahaan Manufaktur 

Salah satu jenis perusahaan yang akan dibahas laporan keuangannya yaitu perusahaan manufaktur. Melansir dari sumber tertentu, contoh laporan keuangan perusahaan manufaktur, sebagai berikut. 

  1. Laporan Harga Pokok Produksi

Harga pokok produksi menjadi pembeda pada penyusunan laporan keuangan industri manufaktur dengan perusahaan dagang dan perusahaan jasa. Dengan laporan ini, maka, jumlah sisa dari persediaan yang digunakan pada proses produksi selama satu periode dapat diketahui. 

Faktor yang menjadi penentu dari harga pokok produksi adalah nilai jual sebuah produk di mata konsumen maupun pelanggan. Contoh laporan keuangan harga pokok produksi industri manufaktur, sebagai berikut. 

Bahan Baku 




  001507

Pewarna hijau 1 kg 

2,295.00 


  001059

Serbuk kelapa-sagon putih 500 gr 

89,775.09 


  001075 

Serbuk kelapa-sagon hijau 500 gr 

133,800.52


  001076 

Pisau plastik 25x100 pcs 

15,961.03 


  001111

Blue band / Mansa Shortening 15 kg 

14,664.29


  001112

Gula cair 25 kg 

3,949.72 


  001113

Holman soft cream 

9,177.59 


  001118

Merry Whip Gold Bullion 

8,148.10 


  Total bahan baku 



277,771.36

Biaya tenaga kerja 




Biaya operasional 




  001023 

Sponge ori 

485,630.63 


  Total biaya operasional



485,630.63 

WIP terpakai 




Barang jadi 




  001310 

Cake Pandawa 

763,401.99


  Harga pokok produksi 



763,401.99


  1. Laporan Laba Rugi

Penyusunan laporan yang satu ini, untuk mengetahui kondisi finansial sebuah perusahaan, berdasarkan produk yang dijual serta pengeluaran yang ada. Isi laporannya yaitu nilai pendapatan serta pengeluaran (beban) yang selisihnya menunjukkan nilai laba maupun rugi perusahaan, pada periode itu. 

Contoh laporan keuangan perusahaan mengenai laba rugi pada industri manufaktur, sebagai berikut. 

Laba Rugi 

Agustus 2013 


Saldo 


IDR 

Pendapatan 


    Pendapatan usaha 


            4100-00-010 Penjualan Produk 1 

44,490,000.00

            4100-00-020 Penjualan Produk 2

30,000,000.00

            4100-00-030 Penjualan Produk 3 

24,150,000.00

            4100-00-040 Penjualan Lain 

95,000,000.00

            4100-00-070 Potongan Penjualan 

-650,000.00

            4100-00-080 Pendapatan Denda Keterlambatan 

655,000.00

            4100-00-090 Pendapatan atas Pengantaran 

800,000.00

    Total Pendapatan Usaha 

194,445,000.00

Total Pendapatan 

194,445,000.00

Biaya atas Pendapatan 


      Biaya Produksi 


            5100-00-010 Biaya 1 

4,149.000,00

            5100-00-020 Biaya 2 

1,620,000.00

            5100-00-030 Biaya 3 

5,550,000.00

            5100-00-040 Komisi Penjualan 

50,000.00

            5100-00-070 Potongan Pembelian 

-550,000.00

            5100-00-080 Biaya atas Pengiriman Barang 

3,225,000.00

            5100-00-081 Biaya Material Proyek 

9,500,000.00

            5100-00-082 Gaji Proyek 

5,100,000.00

      Total Biaya Produksi 

28,644,000.00

      Biaya Lain 


            5200-00-020 Biaya Denda Keterlambatan 

400,000.00

            5200-00-030 Kerusakan dan Kegagalan Material

700,000.00

        Total Biaya Lain 

1,100,000.00

Total Biaya atas Pendapatan 

29,744,000.00

Laba/Rugi Kotor 

164,701,000.00

Pengeluaran Operasional 


        Biaya Operasional 


            6100-00-010 Gaji Direksi dan Karyawan 

25,000,000.00

            6100-00-030 Listrik, Air dan Telepon 

500,000.00

            6100-00-050 Promosi dan Iklan 

20,000,000.00

            6100-00-060 Administrasi Kantor 

150,000.00

        Total Biaya Operasional 

45,650,000.00

        Biaya Non Operasional 


            6600-00-010 Penyusutan Bangunan 

12,500,000.00

            6600-00-011 Penyusutan Mesin dan Peralatan 

250,000.00

            6600-00-013 Penyusutan Kendaraan 

5,833,333.33

        Total Biaya Non Operasional 

18,583,333.33

Total Pengeluaran Operasional 

64,233,333.33

Laba/Rugi Operasi 

100,467,666.67


  1. Laporan Neraca

Dalam laporan neraca perusahaan industri manufaktur, ada komponen aktiva dan pasiva. Bisa dikatakan, laporan neraca pada perusahaan manufaktur, kurang lebih isinya sama, seperti perusahaan dagang serta perusahaan jasa. 

Terkait contoh laporan keuangan perusahaan manufaktur, contoh laporan neracanya, sebagai berikut. 

Neraca 

Agustus 2013 


IDR 

Harta 


  Harta Lancar 


        Kas 


            1100-00-010 Kas Kecil 

-250,000.00

            1100-00-020 Kas 

2,930,000.00

            Total Kas 

2,680,000.00

        Bank 


            1100-00-030 Kas (USD)

1,050,000.00

            1200-00-010 Bank 

53,200,000.00

            1200-00-020 Bank (USD) 

21,105,000.00

            Total Bank 

75,355,000.00

        Piutang Dagang 


            1300-00-010 Piutang Giro 

10,000,000,00

            1300-00-020 Piutang Usaha 

202,855,000,00

            1300-00-030 Piutang Usaha (USD) 

10,605,000.00

            1300-00-040 Cadangan Kerugian Piutang 

1,000,000.00

            Total Piutang Dagang 

224,460,000.00

        Persediaan 


            1400-00-010 Persediaan 1 

20,291,000.00

            1400-00-020 Persediaan 2          

28,340,000.00

            1400-00-030 Persediaan 3 

92,705,000.00

            1400-00-051 Persediaan Promo 

380.000,00

            Total Persediaan 

141,716,000.00

      Biaya Dibayar Dimuka 


        1500-00-010 Pajak Dibayar Dimuka 

170,000.00

        Total Biaya Dibayar Dimuka 

170,000.00

  Total Harta Lancar 

444,381,000.00

        Total Investasi Jangka Panjang 

0.00

Harta Tetap 


      Harta Tetap Berwujud                                                                                                                 


      1700-00-010 Tanah 

1,000,000,000.00

      1700-00-020 Bangunan 

750,000,000.00

      1700-00-021 Akumulasi Penyusutan Bangunan

-12,500,000.00

      1700-00-030 Mesin dan Peralatan 

100,000,000.00

      1700-00-031 Akumulasi Penyusutan Mesin dan Peralatan 

-250,000.00

      1700-00-050 Kendaraan 

350,000,000.00

      1700-00-051 Akumulasi Penyusutan Kendaraan 

-5,833,333.33

      Total Harta Tetap Berwujud 

2,181,416,666.67

      Total Harta Tetap Tidak Berwujud 

0.00


  1. Laporan Perubahan Modal

Isi dari laporan ini yaitu menyajikan informasi modal awal, terjadinya perubahan modal, dividen yang dibagikan ke pemegang saham. Isi lainnya yaitu hal lain yang terkait dengan aktivitas perusahaan. 

Format serta isi laporan perubahan modal di perusahaan manufaktur, sama dengan jenis perusahaan lainnya. 

Perubahan Modal 

Juni 2017 

Laba Ditahan Awal 


500,000,000.00

Laba Bersih 


75,000,000.00



575,000,000.00

Deviden yang Diumumkan 



Saham Preferen 

200,000,000.00


Saham Biasa 

80,000,000.00


  Total Dividen yang Diumumkan 


280,000,000.00

  Laba Ditahan Akhir 


295,000,000.00


  1. Laporan Arus Kas

Laporan arus kas berisikan tentang sekumpulan informasi seperti pendapatan, kas, dan sebagainya, dari tiga aktivitas utama perusahaan. Aktivitas yang dimaksud seperti, operasi, investasi serta pendanaan pada satu periode tertentu. 

Tujuan dari laporan ini yaitu melihat informasi penerimaan serta pembayaran kas pada satu periode tertentu. Berikut contoh laporan keuangan yang satu ini. 

Laporan Arus Kas

Untuk Periode 

Per 31 Desember 2015

Keterangan 

Desember 


Rp. 

Arus Kas dari Aktivitas Operasi 


Laba (Rugi)

(244.473.335)

Penyesuaian:


Penyusutan Aktiva dan Amortisasi 

256.753.723

Kas sebelum perubahan modal kerja 

12.280.389 

        Piutang Usaha 

33.556.709.002

        Piutang Lain-Lain 

92.890.000

        Persediaan 

32.278.907.243

        Pajak Dibayar Dimuka 

(39.615.363)

        Hutang Usaha 

15.568.864.605

        Hutang Biaya YMH Dibayar 

844.325.125

        Hutang Uang Muka Penjualan 

(113.992.308.623)

        Hutang Pajak 

(3.398.443.471)

        Hutang Lain-Lain

2.233.435.763

        Hutang Pihak Ketiga 

(43.187.337)

Kas dari Aktivitas Operasi 

(32.886.142.667)

Arus Kas dari Aktivitas Investasi 


        Aktiva Tetap

(16.843.930)

Kas dari Aktivitas Investasi 

(16.843.930)

Arus Kas dari Aktivitas Pendanaan 


        Laba Ditahan 

30.709.925.565

Kas dari Aktivitas Pendanaan 

30.709.925.565

        Kas Bersih 

(2.193.061.032)

Kas Awal

2.510.230.129

Kas Akhir 

317.169.097


Update Seputar Laporan Keuangan dengan SystemEver AccounTax Service 

Setelah membahas mengenai contoh laporan keuangan, saatnya, beralih ke aplikasi yang mendukung penyedian laporan dengan cepat dan akurat. AccounTax yaitu aplikasi akuntansi dan pajak berbasis cloud yang memfasilitasi Anda memperoleh update data terkini setiap saat. 

Pengguna AccounTax bisa memperoleh update data terkini, dengan dukungan fitur instant financial statements dan dashboard. Terkait pembahasan contoh laporan keuangan, fitur Dashboard berfungsi menampilkan informasi kondisi perusahaan. 

Fitur ini juga menampilkan hal-hal penting lainnya pada sebuah tampilan yang compact serta complete. Bagi Anda yang memerlukan laporan keuangan terkini. AccounTax siap menyajikan data trial balance/neraca, income statement/laporan laba/(rugi), statement of financial position/laporan kondisi keuangan dan general ledger


Ketika berencana membuat laporan keuangan untuk industri manufaktur, agar tidak kebingungan, bisa melihat contoh laporan keuangan yang sudah diulas. Gunakan AccounTax untuk memperoleh laporan kondisi keuangan terkini, neraca, laporan laba rugi, serta general ledger.

Artikel Terkait