Pelajari lebih lanjut bagaimana SystemEver sangat tepat untuk bekerja remote Lihat Video Tutorial. 

Artikel

Pahami 7 Info Penting Tentang Tax Compliance

Pahami 7 Info Penting Tentang Tax Compliance

Mungkin Anda pernah mendengar tax compliance, artinya kepatuhan pajak, menjadi masalah klasik yang dihadapi otoritas pajak di seluruh dunia. Agar lebih mengetahui tentang kepatuhan pajak dan hal terkait lainnya, Anda bisa menyimak pembahasannya dalam ulasan berikut ini.

Apa Saja Informasi Tentang Kepatuhan Pajak yang Perlu Diketahui?

Bagi Anda yang berkecimpung dalam dunia bisnis, perlu mengetahui seputar kepatuhan pajak, sebagai berikut.

1.    Sekilas Mengenai Pajak

Masalah keuangan publik bisa ditandai dengan masalah kepatuhan pajak. Tetapi, tingginya kepatuhan pajak (tax compliance) bisa menjaga keuangan publik yang sehat, tanpa memaksakan beban pajak.

Perpajakan memainkan peran penting dalam membiayai pengeluaran publik lewat distribusi pendapatan. Dalam memastikan pendanaan berkelanjutan untuk produksi serta pengiriman layanan publik, maka kebijakan pajak yang berbeda perlu diadopsi.

Penegakan pajak merupakan salah satu jenis kebijakan fiskal yang memungkinkan pemerintah membiayai program publik. Idealnya, pendapatan pajak merupakan sumber otentik pengeluaran pemerintah.

2.    Definisi Kepatuhan Pajak

Merujuk pada literatur IBFD International Tax Glossary. Kepatuhan pajak (tax compliance), tindakan prosedural serta administratif yang dibutuhkan untuk memenuhi kewajiban pajak sesuai aturan pajak yang berlaku.

Sederhananya, kepatuhan pajak merupakan suatu perilaku dimana wajib pajak memenuhi seluruh kewajiban perpajakan serta melaksanakan hak perpajakannya. Keberhasilan dalam perpajakan pastinya didukung dengan adanya kepatuhan setiap wajib pajak dalam menerapkan kewajiban perpajakannya.

Indonesia menerapkan sistem self assessment, yaitu, aspek terpenting yang mempengaruhi kepatuhan perpajakan adalah kewajiban perpajakan itu sendiri. Pada sistem self assessment, pemerintah memberi kepercayaan ke wajib pajak untuk menghitung, menyetor, serta melaporkan sendiri kewajiban perpajakannya.

3.    Macam-Macam Kepatuhan Pajak

Secara umum, kepatuhan pajak yang disebut juga tax compliance terbagi menjadi dua, pertama, kepatuhan secara administratif atau formal. Kepatuhan ini mencakup sejauh mana wajib pajak patuh pada persyaratan prosedural serta administrasi pajak.

Termasuk tentang syarat pelaporan dan waktu untuk menyampaikan serta membayar pajak. Kedua, kepatuhan secara teknis atau materiil, yang mengacu ke perhitungan jumlah beban pajak dengan benar.

Kepatuhan pajak materiil yaitu suatu kondisi wajib pajak memenuhi ketentuan materil perpajakan, sesuai isi dan jiwa undang-undang perpajakan.

4.    Apa Saja Indikator Kepatuhan Pajak?

Kepatuhan pajak yang disebut juga tax compliance menjadi pokok terpenting bagi seluruh negara, baik negara maju maupun negara berkembang. Jika wajib pajak tidak patuh dalam menaati peraturan perpajakan, mungkin saja akan menimbulkan keinginan-keinginan tidak baik secara tidak langsung.

Misalnya, keinginan melakukan tindakan penghindaran, penyelundupan, pengelakan serta kelalaian pajak. Dampak dari tindakan-tindakan itu dapat menyebabkan penerimaan pajak negara menjadi berkurang.

Terdapat empat indikator dalam kepatuhan pajak, pertama, kepatuhan wajib pajak dalam mendaftarkan diri. Kedua, kepatuhan wajib pajak untuk menyetor kembali surat pemberitahuan (SPT) dengan tepat waktu.

Ketiga, kepatuhan dalam perhitungan serta pembayaran pajak terutang atas penghasilan yang didapatkan. Keempat, kepatuhan wajib pajak dalam pembayaran tunggakan pajak (STP atau SKP) sebelum jatuh tempo.

Ternyata, ada syarat maupun kriteria yang perlu dipersiapkan, jika ingin menjadi wajib pajak berprestasi. Pertama, menyumbang nominal pajak daerah terbanyak, membayar pajak tepat waktu atau sebelum jatuh tempo dan tidak mempunyai tunggakan pajak.

Adapun, maksud serta tujuan pemberian penghargaan patuh pajak yaitu bentuk apresiasi pemerintah ke wajib pajak baik pribadi atau badan. Penghargaan tersebut atas kontribusinya dalam mencapai target penerimaan pajak bagi kemajuan ekonomi.

Selain kontribusi besar, penghargaan juga diberikan dengan pertimbangan yaitu kepatuhan pajak wajib pajak badan itu pada peraturan perpajakan. Pemberian penghargaan maupun apresiasi ini merupakan bentuk kampanye ke wajib pajak lainnya untuk melaksanakan kewajiban perpajakan secara penuh.

Implementasinya, meningkatkan kepatuhan pajak dengan membayar pajak secara tertib, tepat waktu, serta melaporkan pajak dengan akurat dan benar.

5.    Integrasi Data, Salah Satu Cara Meningkatkan Kepatuhan Wajib Pajak

Salah satu cara Direktorat Jenderal Pajak (DJP) meningkatkan kepatuhan wajib pajak yaitu dengan agenda “integrasi data” perpajakan. Integrasi data akan mempermudah wajib pajak untuk pelaporan SPT, menurunkan compliance cost.

Selain itu, hal yang terpenting yaitu memberi ketenangan ke wajib pajak dalam menjalankan usahanya. Untuk Direktorat Jenderal Pajak. Integrasi data akan memudahkan pengawasan, memperoleh data, menggali potensi wajib pajak lain, serta meningkatkan target penerimaan pajak.

Di sisi lain, Kanwil DJP setempat secara sektoral juga tetap menyelenggarakan pertemuan rutin dengan para wajib pajak. Pertemuan ini mendiskusikan tentang permasalahan pajak serta membantu mencarikan solusinya.

6.    Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Kepatuhan Pajak

Beberapa faktor yang mempengaruhi kepatuhan pajak (tax compliance) terbagi menjadi dua, yaitu faktor internal dan faktor eksternal. Faktor internal mencakup pengetahuan mengenai peraturan perpajakan, kesadaran, serta motivasi wajib pajak.

Jadi, perilaku yang terkait dengan pribadi setiap individu sebagai wajib pajak. Pengetahuan mengenai perpajakan adalah faktor yang bisa mempengaruhi, sebab terkait dengan perilaku patuh.

Tanpa adanya pengetahuan, maka memahami peraturan perpajakan menjadi sulit. Hal ini menjadikan rendahnya motivasi seseorang untuk melapor pajak, serta berdampak pada ketidakpatuhan.

Sementara, faktor eksternal yaitu kurangnya pelayanan, sarana dan prasarana serta sosialisasi perpajakan. Kini, tidak jarang ditemukan petugas-petugas pelayan administrasi yang lalai menjalankan tugasnya. Bahkan, terkadang sarana yang menjadi wadah pelaporan pajak, juga dapat bermasalah.

7.    Apa saja Layanan yang Ditawarkan Jasa Tax compliance?

Pada dasarnya, jasa tax compliance bertujuan memberikan saran, serta solusi yang solutif terkait kepatuhan dalam pemenuhan kewajiban perpajakan  Layanan-layanan yang biasa ditawarkan, sebagai berikut.

       Penyusunan, pengajuan pengembalian pajak bulanan serta tahunan untuk pajak perusahaan, pajak penghasilan, pajak penghasilan karyawan serta pajak pertambahan nilai.

       Mengulas kepatuhan untuk rangka menilai paparan pajak

       Mempersiapkan serta mengajukan pajak penghasilan perusahaan dan perhitungan pajak bagi industri khusus, contohnya, perusahaan investasi, dan sebagainya.

       Pendampingan untuk menanggapi pertanyaan yang kantor pajak ajukan.

       Membantu klien dengan pemeriksaan pajak dan atau permasalahan pemeriksaan pajak.

       Mewakili klien atas keberatan pajak serta perselisihan.

       Membantu klien untuk dengan sukarela mengungkapkan kesalahan maupun kelalaian ke kantor pelayanan pajak.

       Meninjau beberapa aspek pajak perusahaan untuk tujuan uji tuntas atau due diligence.

       Membantu klien pada perencanaan pajak serta memaksimalkan efisiensi pajak.

       Pengurusan insentif pajak.

Gunakan SystemEver AccounTax Service untuk Memudahkan Kelola Perpajakan

Bagi Anda yang berprofesi sebagai akuntan profesional atau konsultan pajak, Anda bisa menggunakan SystemEver AccounTax Service. Aplikasi akuntansi dan pajak basis cloud ini akan memudahkan mengelola pajak, sehingga dapat digunakan pihak yang menawarkan jasa tax compliance.

Dengan feature format impor perpajakan, membantu Anda membuat data perpajakan secara mudah dan tetap patuh dengan peraturan perpajakan. Didukung fitur dalam AccounTax, Anda bisa mempersiapkan data perpajakan untuk bupot dan faktur.

Bahkan, AccounTax bekerjasama dengan Integrator resmi DJP, yang memudahkan Anda dalam pemenuhan kepatuhan pajak.

Jadi, tax compliance yang artinya kepatuhan pajak, jasa perpajakan yang satu ini bisa dijumpai di konsultan pajak. Untuk mempermudah konsultan pajak dalam menjalankan kewajibannya dalam jasa ini, bisa menggunakan SystemEver AccounTax Service.

Artikel Terkait