MY MENU

Blog

Judul
Siasat Bisnis Logistik di Tengah Wabah Corona
Tanggal Diciptakan
04/20/2020
Lampiran0
Views
76
Konten
Sejak adanya wabah Corona, permintaan pengiriman barang kepada para pelaku bisnis logistik langsung naik meski tidak signifikan. Persentase kenaikan pengiriman barang mencapai 80% di Indonesia.



Hal ini membuat setiap orang yang berkecimpung dalam dunia pengiriman barang harus menjaga kesehatan secara prima, karena mereka adalah garda terdepan kelancaran bisnis Anda.

Berikut disajikan cara menyiasati bisnis logistik di tengah wabah ini!

1. Menjaga Kebersihan Kurir dan Barang yang Dikirimkan

Kurir diharuskan untuk menjaga kebersihan diri dan pakaiannya. Selain itu, juga dilengkapi dengan masker dan hand sanitizer, masker, dan sarung tangan kain ini dapat dicuci kembali sehingga tetap terjaga kebersihannya.

Meskipun pihaknya mengalami kesulitan dalam memperoleh alat pelindung diri dalam jumlah yang banyak, namun tetap diusahakan.

Selain dari kurirnya, barang yang dikirimkan juga harus dijaga kebersihannya. Barang yang akan dikemas, disemprot dengan desinfektan terlebih dahulu. Setelah pengemasan juga dilakukan penyemprotan.

Semua kantor menginstruksikan untuk menyemprotkan desinfektan ke semua paket dan cabang yang akan dikirimkan.

2. Menyediakan Layanan Pemesanan Tanpa Kontak

Salah satu layanan pesan barang online menghindari kemungkinan adanya penularan antara mitra driver dengan pelanggan.

Pelanggan akan mengikuti panduan dari aplikasi yang digunakan untuk melakukan Pemesanan Tanpa Kontak. Tersedia tiga langkah mudah dalam aplikasi.

Langkah yang pertama yaitu pelanggan dapat meminta driver untuk meletakkan pemesanan di luar pintu atau di lokasi yang sudah ditentukan. Saat sudah sampai lokasi, driver akan memberitahukan pelanggan kemudian meletakkan pesanannya.

Selanjutnya driver akan menunggu pelanggan untuk mengambil pesanan dan berjarak kurang lebih 2 meter dari pelanggan.

Langkah selanjutnya, pelanggan akan diberikan pilihan untuk via pembayarannya. Perusahaan akan menyarankan pembayaran nontunai.

Namun, jika pembayaran secara tunai tetap dilakukan, pelanggan dapat memasukkannya dalam amplop kemudian menaruhnya di tempat pemesanan yang sebelumnya telah ditentukan antara keduanya.

3. Memperluas Wilayah Jangkau Layanan

Agar barang yang didistribusikan tidak menurun signifikan, beberapa usaha logistik memperluas jangkauan wilayah pemesanan regional menjadi nasional.

Selain untuk kepentingan usaha, hal ini juga memudahkan publik dalam memenuhi kebutuhannya. Publik tetap bisa melakukan pengiriman on-demand saat diberlakukan social distancing.

Hal ini juga melatih antara konsumen dan penjual dalam melakukan himbauan pemerintah yaitu social distancing. Adanya kasus COVID-19 meningkatkan jumlah kebutuhan belanja online dari 10 sampai 15 persen.

Adanya penerapan social distancing pada layanan ini, penjual dan pembeli tidak perlu khawatir dalam memenuhi kebutuhan.

4. Melakukan Kerjasama dengan Usaha Pendukung Pengiriman Barang

Jangkauan wilayah yang semakin diperluas disarankan agar Anda melakukan kolaborasi dengan mitra jasa pengiriman lainnya yang terpercaya dan memiliki reputasi yang baik.

Pelanggan bukan hanya butuh kepercayaan, tetapi juga kecepatan dalam merespon permintaan. Untuk itu, jangan ragu untuk memperlus lini bisnis Anda dengan mitra sejenis.

5. Menjaga Tempat Penyimpanan Tetap Higienis

Tidak hanya mengharuskan kurir untuk sering mencuci tangan, memakai masker dan sarung tangan, perusahaan juga harus memastikan barang yang dikirimkan sudah disemprot desinfektan.

Tempat penyimpanan barang, box pengiriman dan kantor juga disemprot desinfektan secara berkala.

6. Melakukan Transaksi Tanpa Kontak

Menimalisir kontak antara kurir dan pelanggan semata bertujuan untuk memutus mata rantai penularan virus Corona.

Selain itu, perusahaan juga harus menerapkan metode pembayaran transaksi yang efektif dengan metode pembayaran online dengan berbagai pilihan, transfer bank atau dengan yang lainnya.

Agar operasional logistik perusahaan Anda berjalan lancar dan memberikan dampak yang maksimal bagi pengembangan bisnis, saatnya Anda membutuhkan software ERP (Enterprise Resource Planning).

Software ERP berbasis cloud mempermudah Anda melakukan kordinasi dengan update data secara real time. Informasi lebih lanjut penerapan sistem ERP pada bisnis logistik Anda, silahkan menghubungi SystemEver Indonesia.

Salin URL

Pilih semua URL dibawah untuk disalin

Edit komentar

Masukkan kata sandi untuk mengedit postingan

Hapus komentarHapus postingan

Masukkan kata sandi untuk menghapus postiingan