MY MENU

Blog

Judul
3+ Cara Mengatur Arus Kas Perusahaan di Masa-masa Kritis
Penulis
Administrator
Tanggal Diciptakan
11/25/2020
Lampiran0
Upvotes
0
Views
158
Konten
Salah satu hal terpenting dalam sebuah perusahaan adalah pengelolaan keuangan. Arus kas perusahaan harus bersifat sistematis, pengerjaannya mudah, dan efektif.

Sebab, keuangan inilah yang akan menentukan bagaimana kinerja perusahaan. Jika kasnya bagus, maka kinerja perusahaan bisa berjalan baik dan tanpa hambatan.



Apabila terdapat masalah pada laporan keuangan atau kas perusahaan, maka kegiatan operasional perusahaan juga bisa terganggu. Itulah mengapa masalah keuangan di sebuah perusahaan harus diperhatikan dengan seksama.

Apalagi di masa-masa kritis seperti masa pandemi ini, yang membuat arus keuangan menjadi naik turun (fluktuatif) karena tingkat penjualan menurun atau daya beli masyarakat yang mulai berkurang.


Untuk mengatur arus kas yang tepat dengan cara-cara yang lebih mudah dan efisien, sebaiknya gunakan software terbaik yang mampu meningkatkan kinerja perusahaan.

Misalnya dengan menggunakan software SystemEver, yang sudah dikenal dengan cara kerjanya yang mudah dan membantu kemajuan perusahaan.

Masalah yang Sering Muncul Terkait Arus Kas




Arus kas yang baik adalah arus kas yang stabil dan seimbang, antara uang masuk dan uang keluar.

Lalu, masalah apa saja yang sering muncul di dalam arus kas suatu perusahaan, terutama di masa kritis? Berikut penuturannya:

1. Defisit

Banyak juga perusahaan yang masih mengalami arus kas defisit, yang dimana pendapatan lebih kecil dari pengeluaran.

Perusahaan dengan arus kas defisit biasanya akan berhutang untuk menutupi kekurangan tersebut.

Di dalam arus kas, masalah yang paling besar dan berat adalah defisit. Dan biasanya defisit terjadi karena pengelolaan keuangan yang salah atau ceroboh.

2. Impas

Apabila pengeluaran dan pemasukan jumlahnya sama, pas-pasan atau seimbang, bukan berarti arus kas Anda sedang baik-baik saja.

Karena kondisi ini juga termasuk masalah di dalam arus kas. Walaupun tingkat keparahannya tidak seperti defisit.

Alokasinya tak akan memberi manfaat apa-apa di dalam keuangan itu sendiri. Penyebabnya adalah penghasilan yang kurang bisa dikelola dengan baik.

3. Surplus

Masalah lainnya yang biasa muncul di dalam arus kas adalah surplus, atau jumlah pemasukan yang jauh lebih besar dibanding dengan jumlah pengeluaran.

Walaupun jumlah pemasukan ini lebih besar tetapi hal itu tetap menjadi masalah di dalam arus kas.

Misalnya jika dana di dalam arus kas tidak dialokasikan dengan baik, maka timbulah masalah di dalam arus kas tersebut.

Tips Menghadapi Keuangan Perusahaan di Masa Resesi

Ada beberapa hal yang harus Anda lakukan ketika keuangan perusahaan harus menghadapi masa resesi ekonomi, seperti yang diakibatkan oleh masa pandemi saat ini:

1. Menggunakan Pendekatan Zero Sum

Lakukan pendekatan zero sum pada setiap uang yang dimiliki di masa resesi.

Hal itu akan membuat klien menggunakan uangnya dengan baik dalam pembayaran tagihan, berbelanja, hingga membangun kekayaan untuk masa depan mereka.

2. Melabeli Tabungan Tujuan dengan Jangka Pendek

Menabung untuk seluruh tujuan di tempat yang sama bukan cara yang efisien yang bisa dilakukan. Apalagi saat Anda menyimpan tabungan jangka panjang di sana.

Misalnya dana darurat yang tercampur dengan tabungan jangka pendek. Maka labeli tabungan Anda dengan tujuan tertentu.

3. Jalani Hidup dengan 70-80% Pendapatan

Rencanakan kembali jalannya perusahaan dengan menggunakan sekitar 70-80% saja dari penghasilan bulanan.

Supaya Anda bisa menabung untuk tujuan lainnya dan mencegah pengeluaran secara berlebihan.

Tahapan dan Cara Mengatur Arus Kas Perusahaan Selama Periode Krisis Resesi




Pengelolaan arus kas yang baik ketika kondisi ekonomi secara global sedang menurun bisa dilakukan dengan cara berikut:

1. Menganalisis Arus Kas Anda

Lakukan analisis yang mendalam tentang segala aliran atau indikator utama untuk melakukan beberapa tindakan yang korektif. Bisa dimulai dengan langkah berikut ini:
  • Piutang komersial
  • Investasi
  • Manajemen persediaan
  • Biaya tetap
  • Hutang komersial
  • Pembelian

2. Melengkapi Rencana Arus Kas Mingguan

Buat rencana arus kas mingguan Anda berdasarkan perkiraan pendapatan serta kemungkinan akan pengeluaran yang telah dikonfirmasi.

Pertimbangkan juga jumlah saldo di rekening bank saat ini. Perencanaan ini akan membuat keuangan menjadi responsif.

Untuk perkiraan arus kasnya, diambil dari dampak keputusan yang dilakukan dalam memaksimalkan arus kas saat ini.

Solusi ERP Manajemen Inventory dan Arus Kas Menggunakan Software SystemEver

Sistem manajemen inventory yang terdapat pada software SystemEver merupakan ERP yang paling unggul dari seluruh software yang ada.

Tak heran jika banyaknya perusahaan besar yang telah menggunakan SystemEver ini untuk mengatur manajemen inventory di perusahaan dengan sangat baik dan mudah.

Sistem ERP dari SystemEver ini menjadi jenis software yang dibuat secara khusus. Tujuannya adalah untuk mengelola kegiatan bisnis manufaktur atau suatu perusahaan.

Caranya yaitu dengan mengintegrasikan semua aktivitas yang ada di perusahaan atau bisnis itu sendiri, termasuk laporan keuangan dan arus kas.

Sehingga proses pencatatan laporan keuangan dan arus kas bisa berjalan dengan lebih baik.

Alasan Menggunakan Sistem Manajamen Inventory SystemEver Indonesia




Mengapa perusahaan harus menggunakan software SystemEver ini, terutama dalam hal manajemen inventorynya?

Baca juga: Komponen Penting Sistem ERP Manajemen Inventory

Karena melalui software ini, perusahaan bisa mengetahui serta memperoleh data dengan cepat agar terhindar dari peristiwa yang tak diinginkan, misalnya karena bahan baku yang habis.

Karena Amda tidak harus mengeluarkan biaya tambahan apapun lagi untuk membayar staf IT dan Hardware yang mahal. Semua yang berkaitan dengan perusahaan secara digital sudah dilakukan oleh software canggih tersebut.

Sistem Cloud ERP yang terdapat di dalam software SystemEver juga memiliki kemampuan dalam mengintegrasikan data dan informasi, dari beberapa departemen yang berhubungan dengan transaksi bisnis dalam bidang keuangan secara realtime.

Hal itu akan memungkinkan pengelola perusahaan bisa menghasilkan keputusan yang baik untuk perusahaan.

Sistem software sistem ERP SystemEver juga bisa mengintegrasikan laporan dan catatan keuangan sehingga menjadi lebih rapi dan baik.

Itulah beberapa informasi tentang cara mengatur arus kas perusahaan di periode krisis seperti saat ini.

Semoga adanya informasi ini bisa membuat para pemilik perusahaan untuk memilih software SystemEver yang bisa membantu permasalahan inventory dan manajemen perusahaan.
0
0

Salin URL

Pilih semua URL dibawah untuk disalin

Edit komentar

Masukkan kata sandi untuk mengedit postingan

Hapus komentarHapus postingan

Masukkan kata sandi untuk menghapus postiingan