MY MENU

Blog

Judul
13 Cara Membuat Bisnis Plan Investasi Untuk Memaksimalkan Profit
Penulis
Administrator
Tanggal Diciptakan
12/18/2020
Lampiran0
Upvotes
0
Views
180
Konten
Membuat bisnis plan investasi yang baik guna menarik para investor memang sangat dibutuhkan dalam mengoptimalkan profit suatu bisnis.

Pembuatan bisnis plan investasi yang baik tidak hanya memberi tahu pembaca atau calon investor tentang apa yang akan dilakukan oleh suatu perusahaan.



Namun diharuskan mencantumkan rencana bagaimana perusahaan tersebut menghasilkan keuntungan atau planning yang akan dijalankan suatu perusahaan tersebut.

Dengan membuat bisnis plan yang baik akan lebih menyakinkan para calon investor bahwa bisnis yang dijalankan perusahaan Anda sangat meyakinkan dan terkesan luar biasa.

Jenis Investasi Terbaik untuk Memperkuat Bisnis dan Memaksimalkan Keuntungan




Investasi memiliki definisi merupakan aset atau barang yang dibeli untuk bertujuan menciptakan keuntungan yang akan digunakan untuk masa depan.

Investasi bisnis mengacu pada aset akuntansi yang dibeli dengan harapan menghasilkan profit sendiri. Ada tiga jenis kategori investasi utama dalam akuntansi yaitu:
  1. Ownership Investment adalah investasi yang mengacu pada hal-hal seperti saham, real estate, benda berharga.
  2. Lending Investment adalah investasi yang membuat Anda bertindak sebagai bankir seperti obligasi dan rekening tabungan.
  3. Cash Equivalents adalah investasi yang mudah dicairkan menjadi uang tunai seperti contohnya reksadana pasar uang.

Panduan dan Tata Membuat Rencana atau Bisnis Plan untuk Investor




Dalam pembuatan rencana atau bisnis plan yang baik untuk diberikan pada calon investor, ada 13 bagian pokok penting yang perlu diperhatikan dalam menyusun bisnis plan Anda.

Pada umumnya pembuatan bisnis plan biasanya sekitar 15 halaman atau lebih dari itu namun jangan lebih dari 20 halaman.

Di masa lalu banyak orang membuat bisnis plan dengan jumlah halaman yang begitu banyak, sekitar 40 hingga 100 halaman. Lalu apa yang terjadi? Para investor tidak tertarik untuk membaca.

Bagaimana ingin mendapatkan investor jika bisnis plan Anda saja tidak ada yang tertarik membacanya.

Sehingga jangan biarkan informasi penting mengenai bisnis dan perusahaan Anda hilang dalam tumpukan kata-kata yang tidak penting.

Semua investor pasti akan mencari perusahaan yang akan menghasilkan nilai profit paling tinggi dalam waktu sesingkat mungkin.

Jadi mereka tidak akan mau untuk meluangkan waktu membaca bisnis plan yang terlalu bertele-tele yang akan membuang waktu mereka.

Ketika saat calon investor selesai membaca bisnis plan yang Anda buat, mereka harus mempunyai pemahaman yang jelas tentang hal-hal yang menyangkut persoalan bisnis Anda.

Ketika Anda membuat bisnis plan yang baik di dalamnya harus dapat menjawab pertanyaan seperti berikut ini:
  • Mengapa harus bisnis ini?
  • Mengapa sekarang waktu untuk memulai? Mengapa harus memilih Anda?
  • Mengapa tidak memilih mereka saja?
  • Bagaimana Anda akan menghasilkan profit yang menguntungkan?
  • Bagaimana Anda akan mendapatkan konsumen atau pelanggan?
  • Bagaimana Anda akan mengembangkan bisnis Anda?

Pertanyaan-pertanyaan tersebut harus memiliki jawaban pada bisnis plan yang akan Anda buat nantinya.

Itu semua bertujuan agar calon investor yang telah membacanya mengetahui jika perusahaan Anda memiliki produk, pasar, tim, waktu, dan strategi yang tepat untuk membuat mereka memutuskan berinvestasi kepada perusahaan Anda.

Berikut ini merupakan uraian cara membuat bisnis plan yang baik untuk calon investor:

1. Ringkasan Eksekutif

Ringkasan eksekutif dapat dibilang merupakan kata pengantar ide-ide utama pada bisnis Anda.

Pada saat calon investor hanya membaca ringkasan eksekusi saja, pasti Anda menginginkan mereka telah memahami inti utama bisnis plan Anda.

Maka dari itu dalam pembuatan ringkasan eksekutif harus mencakup tentang visi misi, ringkasan produk atau layanan, ringkasan peluang pasar, ringkasan traksi.

2. Peluang Investasi

Pada bagian ini merupakan tempat Anda memberi tahu investor apa tujuan Anda, mengapa tujuan itu integral dalam membantu Anda mencapai tujuan tersebut, serta apa yang mereka peroleh ketika berinvestasi di perusahaan Anda.

3. Sekilas Mengenai Tim

Pada bagian ini adalah tempat Anda memperkenalkan tim yang tergabung dalam perusahaan Anda.

Di dalamnya harus berisi biodata orang-orang yang kompeten di bidangnya.

Sehingga investor merasa yakin jika perusahaan Anda memiliki tim yang sesuai dengan project tersebut.

4. Peluang Pasar

Pada poin ini Anda harus menjelaskan mengenai masalah yang dapat ditangani oleh produk atau layanan bisnis Anda dan tren industri yang menjadikan bisnis Anda dapat berpeluang besar di pasaran.


5. Ringkasan Tentang Perusahaan

Dalam bagian ini berisi mengenai profil perusahaan dan apa yang akan Anda tawarkan.

Di sini Anda dapat memamerkan tentang pencapaian Anda dan mengapa itu hal yang luar biasa.

6. Model Pendapat

Di bagian ini, tempat Anda untuk menjelaskan bagaimana perusahaan Anda dapat menghasilkan profit yang menguntungkan serta berisi informasi mengenai identifikasi sumber pendapatan, harga COGS dan margin.

7. Traksi

Di sinilah tempat Anda menyakinkan investor jika bisnis Anda benar-benar layak untuk dijadikan investasi.

8. Analisis Industri

Di dalam bagian ini berisi gambaran menyeluruh tentang industri perusahaan Anda.

Jangan lupa untuk memberikan gambaran sekilas tentang perusahaan lain di bidang yang sama sebagai perbandingan.

9. Faktor Pembeda

Bagian ini memberikan Anda tempat untuk menguraikan bagaimana produk atau layanan Anda berbeda dari yang lain.

Sehingga akan memberikan kesan unggul di mata investor.

10. Sasaran Konsumen

Bagian ini adalah tempat Anda menunjukkan kepada pembaca bahwa Anda tahu siapa audiens Anda, dimana mereka, dan apa yang penting bagi mereka.

11. Akuisisi Pengguna dan Strategi Pemasaran

Pada bagian ini berisi cara serta strategi bagaimana Anda dapat menarik konsumen agar mengganti produk atau layanan Anda.


12. Riset Perkembangan Bisnis di Masa Depan

Bagian ini menjelaskan mengenai perkembangan yang akan dicapai perusahaan Anda.

Seperti produk baru yang akan diluncurkan, apakah Anda akan berekspansi ke pasar baru dan lain-lain.

13. Tinjauan Keuangan

Pada bagian ini berisi tentang data keuangan perusahaan seperti laporan tentang kas perusahaan, laporan laba dan rugi, dan neraca perusahaan.

ERP Sebagai Bagian dari Investasi




Enterprises Resource Planning (ERP) bisa dikategorikan sebagai bagian dari investasi lantaran dalam mengelola suatu bisnis akan membutuhkan banyak waktu dan uang.

Dengan menggunakan sistem cloud ERP SystemEver, Anda dapat mengambil keputusan dengan baik tanpa perlu menyita banyak waktu.

Dengan simulasi yang diberikan oleh sistem ERP untuk membantu manajemen inventory agar lebih tepat memanfaatkan SDM, peralatan produksi, dan material produksi.

SystemEver merupakan software sistem ERP terbaik yang ada di Indonesia.

Dengan menggunakan cloud ERP SystemEver Anda dapat menghemat pengeluaran untuk biaya tenaga kerja administrasi dan lebih menghemat waktu Anda karena sistem laporan yang diberikan secara real time.
0
0

Salin URL

Pilih semua URL dibawah untuk disalin

Edit komentar

Masukkan kata sandi untuk mengedit postingan

Hapus komentarHapus postingan

Masukkan kata sandi untuk menghapus postiingan