MY MENU

Blog

Judul
3 Cara Menghitung Rasio Perputaran Persediaan Menggunakan Sistem Penjualan & Persediaan
Penulis
Administrator
Tanggal Diciptakan
12/23/2020
Lampiran0
Upvotes
0
Views
108
Konten
Apakah Anda sudah tahu apakah itu rasio perputaran persediaan? jika belum mungkin Anda masih pada titik awal memulai bisnis.

Pada dasarnya, rasio perputaran persediaan adalah berapa kali bisnis Anda menjual dan mengganti stok barang selama periode tertentu.



Hal ini mempertimbangkan harga pokok yang relatif pada persediaan rata-rata selama satu tahun atau dalam periode waktu tertentu.

Jika rasio perputaran persediaan menghasilkan angka yang tinggi itu berarti barang telah terjual dalam waktu yang lebih cepat.

Namun ketika rasio perputaran persediaan di angka yang rendah itu menunjukkan bahwa penjualan barang di perusahaan Anda cenderung lambat dan persediaan stok berlebih di gudang yang merupakan suatu tantangan dalam dunia bisnis ketika rasio perputaran persediaan menurun.

Rasio perputaran persediaan dapat dibandingkan dengan rasio perputaran historis, rasio yang direncanakan, dan rata-rata antar perusahaan yang memiliki industri di bidang yang sama agar dapat menilai daya saing dan kinerja sesama kompetitor.

Pentingnya Menghitung Rasio Perputaran Persediaan




Rasio perputaran persediaan pada sebuah bisnis merupakan hal yang sangat penting.

Salah satu cara paling simpel untuk mengetahui kinerja suatu bisnis dengan mengetahui seberapa cepat persediaan dapat terjual, seberapa efektif dalam memenuhi permintaan pasar, dan bagaimana penjualannya meningkat.

Dalam berbisnis sangat mengAndalkan perputaran inventaris untuk mengevaluasi apakah produk yang diproduksi begitu efektif di pasaran.

Karena hal itulah yang menjadi sumber pendapatan utama dalam berbisnis jika produk kurang efektif di pasaran itu akan menimbulkan kesulitan bagi perusahaan tersebut.

Perputaran produk yang lebih tinggi akan sangat menguntungkan bagi perusahaan itu karena daya jual produk yang cepat dan dapat mengurangi biaya penyimpanan untuk produk tersebut seperti biaya sewa, utilitas, asuransi, pencurian, dan biaya lain dalam pemeliharaan produk yang ada dalam persediaan.

Selain untuk mengukur seberapa efisien produk yang diproduksi pada suatu perusahaan dapat bersaing di pasaran, rasio perputaran persediaan memiliki tujuan lainnya yaitu untuk membandingkan bisnis Anda dengan bisnis dari perusahaan lain di bidang industri yang sama.

Anda dapat mengukur efisiensi operasional perusahaan lain berdasarkan rasio perputaran persediaan mereka apakah setara dengan bisnis Anda.

Atau bisa saja melampaui rasio perputaran persediaan rata-rata yang dijadikan patokan yang ditetapkan pada standar industri.

Panduan dan Tata Cara Menghitung Rasio Perputaran Persediaan




Harga pokok penjualan juga merupakan hal penting untuk mengetahui hasil perhitungan rasio perputaran persediaan dalam sebuah perusahaan.

Harga pokok penjualan adalah biaya yang timbul dari pembuatan produk yang didalamnya sudah termasuk bahan baku dan gaji para tenaga kerja pada perusahaan tersebut.

Namun pada bisnis merchandising harga pokok penjualan yang dikeluarkan adalah jumlah sebenarnya dari produk jadi yang biasanya ditambah dengan biaya pengiriman yang dibayar oleh merchandiser dari produsen atau pemasok produk tersebut.

Pada kedua jenis bisnis di atas harga pokok penjualan ditetapkan dengan baik menggunakan daftar persediaan dan daftar bahan baku atau barang yang dibeli dan disimpan oleh suatu perusahaan. Lalu apakah Anda mengetahui apa itu inventaris rata-rata?

Inventaris rata-rata adalah biaya rata-rata dari satu set barang selama periode waktu tertentu.

Pada penghitungannya cukup menjumlahkan beberapa angka persediaan awal pada awal tahun dengan angka persediaan akhir di tahun yang sama.

Lalu jika telah menemukan hasil dari inventaris rata-rata kemudian dibagi dua akan ditemukan hasil dari harga pokok rata-rata dari penjualan.

Dalam penerapan penghitungan persediaan rata-rata tidak harus dihitung setiap tahun namun juga dapat dilakukan secara bulanan atau per semester tergantung pada analisis khusus yang diperlukan untuk menilai angka inventaris.

Berikut ini langkah-langkah untuk menghitung rasio perputaran persediaan yang dapat Anda terapkan pada bisnis Anda:
  1. Jumlahkan total inventaris yang telah tercatat pada perusahaan Anda sepanjang tahun. Jika perusahaan Anda membuat laporan setiap bulan Anda harus menjumlahkan semuanya selama 12 bulan terakhir.
  2. Untuk mengetahui hasil dari rata-rata inventaris pada perusahaan Anda, bagilah total inventaris dengan berapa kali per tahun perusahaan Anda mengambil inventaris. Sebagai contohnya, misalkan perusahaan Anda memiliki inventaris bulanan sebesar Rp 100 juta, Anda hanya perlu untuk membagi Rp 100 juta dengan 12 yang hasilnya adalah Rp 8,3 juta. Itulah cara perhitungan dalam menentukan rata-rata inventaris per tahun.
  3. Untuk selanjutnya bagilah harga pokok penjualan pada perusahaan Anda sepanjang tahun dengan rata-rata inventaris untuk menemukan rasio perputaran persediaan produk Anda. Sebagai contohnya, misalnya perusahaan Anda menjual barang dengan harga Rp 400 juta selama satu tahun.

(Harga Pokok Penjualan : Rata-rata Inventaris) Rp 400 juta : Rp 8,3 juta = 48

Jadi dari perhitungan di atas telah ditemukan hasil rasio perputaran persediaan yang berada pada angka 48 kali dalam satu tahun terakhir.

Manfaat Mengetahui Rasio Perputaran Persediaan dalam Bisnis




Itulah cara menghitung rasio perputaran persediaan, selanjutnya mari ketahui manfaat mengetahui perputaran persediaan dalam bisnis sebagai berikut:
  1. Dengan mengetahui angka rasio perputaran persediaan pada sebuah perusahaan berguna untuk mengurangi risiko kerugian yang ditimbulkan karena adanya pemborosan biaya produksi.
  2. Dapat mengoptimalkan aktivitas produksi agar tidak melebihi batas serta mengurangi investasi peralatan gudang yang tidak diperlukan.
  3. Mencegah risiko kerugian bila dikemudian hari terjadi penurunan harga. Jika terjadi penurunan harga jual pada saat stok produk tertimbun banyak di gudang.
  4. Mencegah risiko kecurangan yang bisa saja terjadi saat proses produksi berlangsung. Dengan adanya rasio perputaran persediaan dapat diketahui kecepatan dari pergantian persediaan yang akan berdampak dari tingginya laba yang akan dihasilkan jika pergantian persediaan semakin cepat.
  5. Mampu mengetahui sebesar besar permintaan masyarakat terhadap produk Anda, dengan begitu perusahaan dapat mengatur apakah diperlukan peningkatan jumlah produksi atau harus menurunkan jumlah produksi karena rasio perputaran persediaan di angka yang rendah.

Setelah Anda mengetahui beberapa manfaat dan cara menghitung rasio perputaran persedian di atas mungkin tidak ada alasan lagi untuk tidak menerapkannya ke dalam bisnis Anda terutama bisnis pada awal perintisan.
0
0

Salin URL

Pilih semua URL dibawah untuk disalin

Edit komentar

Masukkan kata sandi untuk mengedit postingan

Hapus komentarHapus postingan

Masukkan kata sandi untuk menghapus postiingan