Pelajari lebih lanjut bagaimana SystemEver sangat tepat untuk bekerja remote Lihat Video Tutorial. 

Artikel

Pandemi Covid-19, Pemicu Meningkatnya Pengguna Platform Layanan Kesehatan Digital Ini

Pandemi Covid-19, Pemicu Meningkatnya Pengguna Platform Layanan Kesehatan Digital Ini

Dulu jika ingin konsultasi dengan dokter harus bertemu langsung di tempat praktek dokter. Namun, selama masa pandemi konsultasi langsung mulai ditinggalkan karena   lebih memilih konsultasi secara online.

Konsultasi online menjadi pilihan tepat untuk menghindari penyebaran virus Covid-19. Selama masa pandemi masyarakat banyak yang takut untuk datang ke rumah sakit sehingga lebih memilih memanfaatkan platform kesehatan digital.

Selama masa pandemi pengguna platform kesehatan meningkat drastis. Di Indonesia sendiri ada banyak platform kesehatan, salah satunya adalah Alodokter. Saat ini Alodokter memiliki 30 juta pengguna aktif bulanan.

Selain itu, ada lebih dari 43.000 dokter aktif yang bisa melayani konsultasi pengguna Alodokter. Selama pandemi pengguna Alodokter meningkat drastis hingga mencapai 200 persen. Sebenarnya apa strategi Alodokter bisa merebut pangsa pasar?

Strategi Alodokter Mengungguli Pangsa Pasar Layanan Kesehatan Digital

Dari awal masa pandemi pemerintah meminta selalu menjaga jarak dan membatasi aktivitas di luar rumah. Dengan begini berarti masyarakat diminta untuk berada di rumah saja.

Jika ada masalah dengan kesehatan, masyarakat lebih memilih memanfaatkan pelayanan kesehatan digital daripada harus datang langsung ke rumah sakit.

Kondisi ini membuat terjadinya pergeseran tren kesehatan beralih ke digital. Alodokter menjadi layanan kesehatan digital yang bisa digunakan untuk konsultasi.

Pengguna Alodokter yang naik drastis tidak terlepas dari strategi yang digunakannya. Di mana strategi yang digunakan sudah berhasil merebut pangsa pasar layanan kesehatan digital. Berikut ini beberapa strategi yang digunakan.

1.  Menjalin Kerja Sama dengan Pemerintah


Sejak awal pandemi Alodokter selalu aktif untuk membantu pemerintah dalam memberikan layanan kesehatan. Layanan kesehatan yang dimaksud disini adalah pendampingan melalui telekonsultasi dengan dokter pribadi gratis.

Layanan ini bisa digunakan secara gratis oleh pasien Covid-19 yang sedang menjalani isolasi mandiri. Kerja sama inilah yang membuat pengguna Alodokter semakin melonjak. 

Meski menjalin kerja sama dengan pemerintah, Alodokter berkomitmen untuk mendukung pemerintah dalam memutus rantai penyebaran virus Covid-19.

Dalam kerja sama ini Alodokter tidak menerima pembayaran dari pemerintah apabila pasien Covid-19 melakukan telekonsultasi dokter pribadi.

Dalam kerja sama ini pemerintah memiliki program yang bisa digunakan oleh masyarakat. Akan tetapi, jika ingin menggunakannya pasien harus mendapatkan semacam kode voucher ataupun pemberitahuan dari pemerintah.

Biasanya voucher tersebut dikirim melalui SMS atau pesan singkat. Voucher yang sudah diterima bisa digunakan untuk konsultasi dengan dokter. Pasien juga akan mendapatkan obat gratis sesuai dengan gejala yang dirasakan. 

2. Menawarkan Layanan Telekonsultasi Dokter Pribadi

Alodokter menawarkan layanan telekonsultasi dokter pribadi. Layanan ini bisa digunakan oleh masyarakat.

Namun, untuk layanan telekonsultasi ini hanya berupa konsultasi dengan dokter pribadi saja. Artinya pasien hanya bisa berkonsultasi tanpa ada pengiriman obat ataupun obat gratis.

Jika ingin mendapatkan obat gratis berarti harus mengikuti program pemerintah. 

3. Menyediakan Fitur Artikel Kesehatan ala Alodokter


Ada banyak fitur yang disediakan oleh platform kesehatan digital satu ini.

Salah satu fitur yang disediakan adalah fitur yang bisa mendampingi pasien dalam membuat suatu keputusan. Fitur tersebut seperti fitur artikel Alodokter.

Sebelum mengambil keputusan, pasien bisa membaca konten kesehatan yang ada di fitur tersebut. Hal ini bertujuan supaya pasien memahami gambaran dari keluhan atau gejala yang dialami.

Jika ada hal yang ingin ditanyakan lebih lanjut maka pasien bisa melakukan konsultasi. Cara konsultasinya yaitu chat dengan dokter umum atau bisa juga dengan dokter spesialis yang tersedia di aplikasi Alodokter.

Jika diperlukan tindakan medis lebih lanjut, pasien akan diminta melakukan konsultasi offline atau melakukan pengecekan di laboratorium. Jangan lupa untuk memanfaatkan fitur booking yang tersedia di aplikasi Alodokter.

4. Menyediakan Fitur Proteksi Kesehatan

Fitur lain yang disediakan oleh Alodokter adalah fitur proteksi kesehatan. Fitur ini disediakan untuk membantu pasien dalam memenuhi kebutuhan pengobatan.

Di mana pasien bisa dengan mudah membeli obat ataupun kebutuhan kesehatan lainnya di Aloshop. Pasien juga akan mendapatkan resep obat melalui fitur tersebut. 

5. Bekerja Sama dengan Rumah Sakit


Selain bekerja sama dengan pemerintah, Alodokter juga bekerja sama dengan rumah sakit. Kurang lebih sudah 1500-2000 rumah sakit dan klinik yang bekerja sama dengan Alodokter. Rumah sakit dan klinik tersebut tersebar di seluruh Indonesia.

Kerja sama ini akan membantu masyarakat yang butuh ke rumah sakit tetapi tidak tahu harus bertemu dengan dokter siapa.

Selain itu, dengan kerja sama ini masyarakat akan mengetahui estimasi biaya yang dikeluarkan untuk berobat di rumah sakit. Informasi-informasi yang dibutuhkan bisa didapatkan dari fitur booking.

6. Dokter Harus Menjawab Pertanyaan Pasien Kurang dari 2 Menit

Pengguna Alodokter yang naik tidak terlepas dari layanan yang diberikan. Dimana pertanyaan yang diberikan pasien akan dijawab oleh dokter kurang dari 2 menit dan maksimal 3 menit.

Jika ada dokter yang menjawab lebih dari waktu yang ditentukan biasanya akan langsung ditegur dan ditanyakan apa alasannya sampai telat menjawab,

Dokter-dokter yang bergabung dengan Alodokter harus mengetahui cara menjawab yang baik dan bahasa yang digunakan harus mudah dipahami pasien. Untuk persoalan ini, Alodokter sudah memiliki Standar Operasional Prosedur (SOP) nya tersendiri. 

Nah itulah informasi tentang strategi-strategi Alodokter mengungguli pangsa pasar layanan kesehatan digital.

Dengan adanya pandemi ini memang pola penggunaan pelayanan kesehatan pada masyarakat Indonesia menjadi berubah. Studi kasus terhadap Alodokter ini bisa menjadi salah satu bukti yang menguatkan hal tersebut.

Di mana, teknologi platform layanan kesehatan digital dapat dikontrol dengan sistem cloud ERP SystemEver berbasis website yang bisa diakses lewat berbagai macam device, serta disupport dengan jaringan internet 5G.

Artikel Terkait