Pelajari lebih lanjut bagaimana SystemEver sangat tepat untuk bekerja remote Lihat Video Tutorial. 

Artikel

Ini Dia Pentingnya Mengelola Dana Darurat dalam Berbisnis

Ini Dia Pentingnya Mengelola Dana Darurat dalam Berbisnis

Ini Dia Pentingnya Mengelola Dana Darurat dalam Berbisnis

Setiap pebisnis harus sadar terhadap pentingnya mengelola dana darurat dalam bisnis mereka. Sebab, dalam setiap prosesnya bisnis tidak akan selalu lancar dan kadangkala akan banyak hambatan yang bisa menghancurkan eksistensinya.

Salah satu faktor yang mempengaruhi hal tersebut tentunya adalah karena finansial atau keuangan perusahaan yang tidak stabil. Oleh sebab itu, dana darurat sangat penting digunakan dalam menyelamatkan bisnis yang sedang mengalami kesulitan keuangan.

Mengapa Harus Ada Dana Darurat?

Keberadaan dana darurat dalam setiap pengelolaan bisnis seringkali diabaikan oleh para pengusaha baik itu dalam skala kecil maupun besar. Mereka tidak menganggap hal itu sebagai sesuatu yang penting sehingga dalam kerajaan bisnis seringkali tidak ada dana darurat yang disediakan. 

Padahal, sesungguhnya keberadaan dana darurat wajib dalam setiap bisnis untuk menanggulangi berbagai kemungkinan buruk yang dapat membuat bisnis bangkrut. Inilah manfaat adanya dana darurat untuk bisnis: 

1. Mengatur Arus Kas

Salah satu penyebab gulung tikarnya industri bisnis utamanya Usaha Kecil Menengah (UKM) adalah karena adanya pengaturan arus kas yang kurang baik dalam perusahaan.

Pengelolaan arus kas tersebut seharusnya dicatat dengan rapi dan selalu dikontrol dalam waktu yang berkala. Apalagi, hal ini sangat penting diterapkan untuk bisnis-bisnis yang sifatnya musiman saja. Jika kas tidak diatur dengan baik, bisnis musiman secepat kilat untuk bersiap-siap gulung tikar.

Adanya dana darurat bisa memberikan angin segar bagi pebisnis untuk membantu melakukan pengaturan arus kas mereka. Utamanya, hal ini bisa menolong para pebisnis yang kas nya sering dihutangkan kepada orang lain. Dana darurat hadir sebagai penyelamat keuangan saat dalam jeda waktu invoice hutang belum dibayarkan. 

2. Melakukan Pengamanan Bisnis

Selain untuk melakukan pengaturan arus kas perusahaan, dana darurat juga bisa untuk melakukan pengamanan bisnis. Ini memiliki tujuan untuk antisipasi jika dana yang dikelola perusahaan setiap harinya tidak mencukupi lagi. Dalam hal ini, menyediakan dana darurat sedini mungkin memang sangat penting.

Dana ini ibarat menyediakan obat sebelum sakit. Ketika badai menghantam kerajaan bisnis, maka bisnis tersebut telah memiliki benteng yang kuat sehingga akan sangat sulit untuk dihancurkan.

Adanya dana darurat ini dijamin akan membuat kelangsungan proses bisnis lebih lancar dan semua hal-hal yang ada di dalamnya jarang mengalami masalah dari segi keuangan. 

3. Penyelamat Saat Kondisi Bisnis di Ujung Tanduk

Banyak sekali pengalaman para pebisnis yang bangkrut dan kehilangan semua harta benda karena mereka tidak memiliki dana darurat dalam pengelolaan bisnisnya.

Ini adalah salah satu kesalahan fatal yang seringkali masih diabaikan dan tak kunjung diperbaiki dari waktu ke waktu oleh para pebisnis.

Jika para pebisnis memiliki dana darurat, di saat bisnis mereka sedang di ujung tanduk, maka tak perlu melakukan hutang sana-sini yang akan memperkeruh kondisi yang ada.

Dana darurat tersebut bisa digunakan untuk memperbaiki keadaan agar bisa kembali normal seperti semula. Hanya saja, yang perlu diperhatikan adalah dana itu harus dikelola sebaik mungkin agar tidak tercampur dengan dana yang lainnya yang lama-kelamaan akan habis tanpa digunakan. 

4. Mewujudkan Kesempatan Berbisnis Lebih Lebar

Manfaat terakhir dengan menyadari pentingnya mengelola dana darurat dalam bisnis adalah mewujudkan kesempatan pelebaran bisnis yang lebih luas daripada sebelumnya.

Hal ini dimaksudkan bahwa dana darurat dapat digunakan ketika para pengusaha mendapat tawaran yang sangat bagus untuk pengembangan bisnis, sedangkan dana perusahaan belum mencukupi.

Dalam hal ini, dana darurat boleh digunakan asalkan kesempatan pengembangan bisnis tersebut benar-benar menjanjikan.

Pebisnis juga wajib berhati-hati agar pengembangan tersebut jangan sampai membuat perusahaan bangkrut dan kehilangan banyak dana. 

Proses Penyediaan Dana Darurat dalam Bisnis

Dana darurat harus mempunyai nominal yang spesifik. Untuk setiap jenis bisnis yang dijalankan, nominalnya akan sangat berbeda-beda.

Oleh sebab itu, para pebisnis harus bisa mengira-ngira berapa jumlah dana darurat yang harus mereka siapkan yang sekiranya hal tersebut cocok untuk mengamankan bisnis mereka. Hal ini harus melalui pertimbangan yang matang dan dilakukan dengan proses yang panjang.

1. Dana Darurat Harus Ditentukan Masa Berlakunya

Dalam menyediakan dana darurat, pebisnis harus menentukan masa berlaku dari dana tersebut lengkap dengan antisipasi penggunaannya.

Misalkan saja dana itu untuk kurun waktu 6 bulan saja dan setelah masanya berakhir akan dilakukan evaluasi serta perencanaan yang sifatnya adalah pembaharuan.

Dalam prosesnya, dana darurat tidak akan menjadi masalah jika tidak digunakan. Hal tersebut dapat ditambahkan dalam pencanangan pengadaan dana darurat pada masa yang akan datang untuk melakukan penambahan nominal.

Hanya saja, pertimbangan-pertimbangan penting harus tetap dilibatkan dalam melakukan pencanangan nominal dana tersebut. 

2. Tertib dalam Pembukuan Dana Darurat

Sebisa mungkin dana darurat harus dipegang oleh seseorang yang memang mempunyai kuasa penting dalam perusahaan.

Jangan biarkan siapa saja mengetahui keberadaan dana tersebut karena akan menimbulkan sifat acuh tak acuh dalam pengelolaan keuangan karena masih ada dana lain.

Dalam penggunaan dana darurat juga harus jelas. Setiap dana yang keluar dan masuk harus dicatat dengan baik agar mudah dilakukan evaluasi.

Untuk mempermudah dalam memanage pembukuan dana darurat perusahaan, Anda membutuhkan sistem cloud ERP yang berperan bukan hanya untuk untuk mengelola manajemen akuntansi dan keuangan, software sistem ERP SystemEver juga dapat mengintegrasikan berbagai aktivitas operasional. Sehingga pembukuan dana darurat bisnis Anda dapat berjalan efektif, efisien dan optimal.

Selain itu, software ERP SystemEver juga sangat mudah digunakan oleh pemula yang dibuat dengan kemudahan dan kepraktisan dalam formulasi Visual-K Process M Page ERP with SystemEver.

Kini, Anda sudah tahu bagaimana pentingnya mengelola dana darurat dalam bisnis, bukan? Sebisa mungkin rencanakan nominal dana darurat yang sekiranya dibutuhkan dalam pengelolaan bisnis saat awal perintisannya.

Jangan sekali-kali menggunakan dana tersebut jika tidak sangat penting. Dengan begitu, dana darurat untuk bisnis bisa segera terpenuhi dan terjaga. 

Artikel Terkait